+62 878-3898-4484

Cara membeli Kerajinan ukir batu alam Tunggal jaya stone

Berikut panduan cara membeli batu alam dari Tunggal Jaya Stone, baik melalui transfer maupun dengan datang langsung ke tempat produksi:

Pembelian via Transfer

  1. Pilih Produk
    Kunjungi situs tunggaljayastone.com dan lihat katalog batu alam yang tersedia. Pilih jenis dan motif yang diinginkan.
  2. Hubungi Penjual
    Gunakan kontak yang tersedia di situs (WhatsApp atau formulir kontak) untuk menanyakan harga, ketersediaan, dan ongkos kirim.
  3. Konfirmasi Pesanan
    Setelah sepakat, penjual akan memberikan detail pesanan dan total biaya.
  4. Transfer Pembayaran
    Lakukan pembayaran ke rekening yang diberikan oleh pihak Tunggal Jaya Stone.
  5. Pengiriman Barang
    Setelah pembayaran dikonfirmasi, produk akan diproses dan dikirim ke alamat Anda.

Pembelian Langsung di Tempat Produksi

  1. Kunjungi Lokasi Produksi
    Alamat: Keblak, RT.002/RW.009, Ngeposari, Kec. Semanu, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta 55893.
  2. Pilih Produk di Tempat
    Anda bisa melihat langsung proses produksi dan memilih batu alam sesuai kebutuhan.
  3. Negosiasi dan Pembayaran
    Lakukan pembayaran langsung di tempat, baik tunai atau transfer.
  4. Pengambilan atau Pengiriman
    Anda bisa membawa barang sendiri atau meminta pengiriman ke lokasi Anda.

Apa saja metode pembayaran yang diterima?

Tunggal Jaya Stone menerima pembayaran via transfer bank. Berikut detail rekening yang tersedia:

  • Bank BCA
    No. Rekening: 8950-384-256
    Atas Nama: EDI SUBOWO

Kami menyarankan agar pelanggan selalu menghubungi Kami terlebih dahulu sebelum melakukan transfer, untuk menghindari penipuan dan memastikan transaksi aman.

Apa ada metode pembayaran lain yang tersedia?

Saat ini, metode pembayaran yang secara eksplisit disebutkan oleh Tunggal Jaya Stone adalah transfer bank ke rekening BCA dan BRI atas nama EDI SUBOWO. saat ini kami belum menggunakan metode pembayaran lainya seperti e-wallet (OVO, DANA, GoPay), QRIS, atau pembayaran kartu debit/kredit.

Kalau kamu ingin menggunakan metode lain, aku sarankan untuk langsung menghubungi kami via WhatsApp atau kontak yang tersedia di situs tunggaljayastone.com dan menanyakan apakah kami menerima metode pembayaran digital lainnya.

Kenapa metode pembayaran tertentu tidak diterima?

Ada beberapa alasan umum kenapa suatu metode pembayaran tidak diterima oleh penjual seperti Tunggal Jaya Stone:

  1. Keterbatasan Infrastruktur
    Sistem pembayaran digital seperti QRIS, e-wallet, atau kartu kredit memerlukan perangkat dan integrasi sistem tertentu. Tidak semua pelaku usaha, terutama di sektor produksi seperti batu alam, memiliki infrastruktur tersebut.
  2. Biaya Tambahan & Potongan Transaksi
    Beberapa metode pembayaran digital mengenakan biaya layanan atau potongan per transaksi. Untuk menjaga margin keuntungan, pelaku usaha kadang memilih metode yang bebas biaya seperti transfer bank.
  3. Keamanan & Verifikasi
    Transfer bank langsung ke rekening atas nama pemilik usaha lebih mudah diverifikasi dan dianggap lebih aman oleh sebagian pelaku usaha kecil-menengah.
  4. Preferensi dan Kebiasaan Lokal
    Di beberapa daerah, transfer bank masih menjadi metode paling umum dan dipercaya. Jadi, mereka fokus pada metode yang paling sering digunakan pelanggan.
  5. Kepatuhan Pajak & Administrasi
    Beberapa metode pembayaran digital terhubung langsung dengan sistem pelaporan pajak. Jika pelaku usaha belum siap secara administratif, mereka mungkin memilih untuk tidak mengaktifkannya dulu.

Bagaimana perbandingan biaya dan keamanan antara berbagai metode pembayaran?

Yuk kita bandingkan beberapa metode pembayaran populer dari sisi biaya dan keamanan:

Perbandingan Biaya

Metode PembayaranBiaya Transaksi
Transfer BankUmumnya gratis antar bank yang sama; antar bank bisa kena biaya Rp2.500–Rp6.500
E-Wallet (OVO, DANA, GoPay)Biasanya gratis, tapi bisa ada biaya saat tarik tunai atau transfer ke rekening bank
QRISGratis untuk pengguna; merchant dikenakan MDR (Merchant Discount Rate) sekitar 0.7%
Kartu KreditBisa ada biaya tambahan (surcharge) 1–3% tergantung merchant
Virtual AccountTergantung bank/penyedia layanan; bisa gratis atau kena biaya Rp1.000–Rp5.000

Perbandingan Keamanan

Metode PembayaranKeamanan
Transfer BankAman jika dilakukan ke rekening resmi; rawan jika salah transfer
E-WalletCukup aman dengan PIN, OTP, dan kadang biometrik; risiko jika akun diretas
QRISAman jika scan dari merchant resmi; hindari QR palsu
Kartu KreditAman dengan chip & OTP, tapi rawan penyalahgunaan jika data bocor
Virtual AccountAman karena unik untuk tiap transaksi; kecil risiko salah transfer

Secara umum, e-wallet dan QRIS unggul dalam kemudahan dan kecepatan, sementara transfer bank dan virtual account lebih tradisional tapi tetap andal. Kartu kredit cocok untuk fleksibilitas, tapi perlu disiplin agar tidak menumpuk utang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *